PB BOLA | Tanggal 16 Oktober 2004 tujuh menit sebelum pertandingan waktu normal selesai. Bocah 17 tahun itu bersiap melakoni debutnya bersama Barcelona di La Liga. Kesempatannya cuma sebentar, jadi sibocah itu main habis-habisan.
Bocah itu adalah Lionel Messi, yang masuk ke lapangan menggantikan Deco Souza. Itu adalah debut jadi wajar jika Messi sedikit kaku. Apalagi rekan-rekannya di lapangan adalah bintang Dunia seperti Ronaldinho, Samuel Eto'o, Carlos Puyol, Xavi Hernandes, Henrik Larsson dan Gio V.
Tapi, ia mencoba lebih fokus. Baginya ini kesempatan berharga yang tak boleh disia-siakan. Selama kurang lebih sepuluh menit, Messi beraksi. Meski tak banyak memberikan kontribusi, tapi ini tetaplah pengalaman berharga untuknya.
"Itu adalah hari bahagia untukku. Aku bekerja keras untuk bisa tampil di lapangan. Jadi, itu benar-benar spesial," kata Messi mengenang laga lawan Espanyol pada 16 Oktober 2004 tersebut.
Sejak musim 2004/2005 Messi terdaftar di tim utama Barca. Sepanjang musim itu ia bermain tujuh kali di La Liga dan melesakkan satu gol. Messi tak pernah lupa bagaimana proses golnya tersebut. Ia mendapat umpan spektakuler dari gurunya Ronaldinho.
"Dia tak sekedar memberikanku bola. Tapi, lewat umpannya ia sepertinya benar-benar ingin aku mencetak gol. Luar biasa," kata Messi. Saat merayakan golnya, Messi langsung melompat ke punggung Ronaldinho.
"Sejak pertama masuk ruang ganti, Ronaldinho dan pemain Brasil lainnya Deco, Sylvinho dan Thiago Motta menerimaku dengan tangan terbuka. Ronaldinho begitu spesial, karena ia adalah bintang tim. Aku belajar banyak di sampingnya."
"Dia sangat membantuku. Tidak pernah mudah masuk ke ruang ganti pada usia 16 tahun. Ronaldinho membuat segalanya lebih mudah. Aku punya keberuntungan bisa berbagi banyak hal dengannya. Aku dapat mengatakan bahwa dia orang yang benar-benar hebat dan itulah yang paling penting," ucap Messi.
Seiring musim berjalan, peran Messi makin vital di Barca. Dan bahkan ketika Dinho memutuskan pindah ke AC Milan, pemain asal Brasil itu menghadiahi kostum nomor sepuluh kepada Messi. Ia ingin Messi menjadi penerusnya di Camp Nou.
Messi tak menyia-nyiakan kesempatan yang didapatnya. Ia mengantar Barca meraih sederet prestasi. dan dengan kotum itu dia menjadi pemain paling banyak terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia, dan sekarang Messi tidak bermain untuk Barcelona lagi, dia bermain di PSG, mudah-mudahan messi tetap sukses di klub Paris itu.
Comments
Post a Comment